Selasa, 13 Maret 2012

Sahabat or Teman?

Seperti kata pepatah, sahabat itu selalu ada di kala suka maupun duka. Selama ini aku belum menemukan apa itu yang namanya sahabat, yang aku punya hanyalah teman. Bukannya aku tidak mau menganggap teman yang dekat denganku itu sahabatku, tapi kenyataannya memang hanyalah teman biasa. Teman selalu ada jika sedang senang atau gembira, tapi dikala sedang sedih atau susah? apakah ia selalu ada untuk menghibur? Jika tidak,itu hanyalah teman, bukan sahabat :) Adalagi orang yang menganggap kita sebagai sahabat, muncul jika ia mengalami kesusahan saja. Apa itu yang dinamakan sahabat? bukan, itu hanyalah teman. Orang yang mengakunya sebagai sahabat, selalu ada jika ia mengalami kesulitan dan meminta kita untuk menolongnya,tapi saat kita mengalami kesusahan, apakah oorang itu membantu kita? tidak, ia hanya memikirkan dirinya sendiri :) *refleksi ke dalam diri kita masing-masing, apakah kita selama ini bersikap seperti itu terhadap orang yang kita anggap sahabat?* Ya, semua tergantung ke dalam diri kita masing-masing untuk menilai seseorang yang dekat dengan kita itu teman atau sahabat. Semua tergantung kepada diri kita masing-masing untuk menilai seseorang yang layak untuk menjadi sahabat atau hanya teman saja. Bukan berarti semua orang yang kita temui tidak layak untuk menjadi sahabat, tapi terkadang beberapa dari mereka hanya layak sebagai teman, yah teman yang baik :) tetapi aku selalu bersyukur karena selama ini aku dikelilingi oleh teman-teman yang baik..

0 komentar:

Poskan Komentar